Sigli - Ratusan rumah di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh, terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (7/1/2026) malam. Hingga Kamis pagi, warga dilaporkan masih panik dan sebagian besar mulai mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi.
Banjir mulai merambah permukiman Laweung kecamatan Muara Tiga pada pukul 07.30 WIB dan ketinggian air terus meningkat hingga puncaknya pada Kamis pagi sekitar pukul 15.30 WIB.
Empat Gampong Terdampak Parah
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat empat desa (gampong) di Kecamatan Muara Tiga yang terdampak cukup parah, yakni,Gampong Keupula, Gampong Mesjid,Gampong Tgk Di Laweung, Gampong Cot
Pj Keuchik (Kepala Desa) Gampong Mesjid, Yusmadi, S.Pd, menyatakan bahwa pihaknya telah mengarahkan warga untuk mengungsi ke gedung sekolah demi keamanan, mengingat cuaca yang belum stabil.
"Semua warga yang terdampak banjir sementara saya arahkan ke lokasi aman di SD Gampong setempat. Walaupun saat ini belum ada bantuan dari pemerintah, kami meminta masyarakat tetap bersabar menghadapi musibah ini," ujar Yusmadi, Kamis (8/1/2026).
Warga Mengungsi Secara Mandiri
Kondisi cukup memprihatinkan terlihat di Gampong Tgk Di Laweung. Ketinggian air yang masuk ke rumah warga mencapai 30 sentimeter, memaksa penduduk setempat meninggalkan rumah mereka.
Idris Ambia, salah seorang warga Gampong Tgk Di Laweung, menceritakan situasi kepanikan yang sempat terjadi.
"Saya langsung sampaikan kepada masyarakat yang rumahnya terendam agar segera mencari lokasi yang lebih aman untuk menyelamatkan diri dan anak-anak," ungkapnya.
Sementara itu, di Gampong Keupula, sejumlah warga dilaporkan masih bertahan di lokasi banjir karena terkendala tempat pengungsian. Mereka berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah gampong setelah.
"Tahun ini banjirnya sangat parah. Kami berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan serius. Jika tidak, malam ini kami terpaksa tidur dalam kondisi terendam banjir," ujar salah satu warga Keupula.
Camat Muara Tiga, Mustafa, membenarkan kejadian yang menimpa empat gampong di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa pihak Muspika telah turun ke lapangan untuk memantau situasi.
"Kami telah memerintahkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Muara Tiga untuk melakukan pendataan korban banjir di empat gampong tersebut," kata Mustafa.
Mustafa juga menegaskan kepada para Keuchik agar segera menyerahkan laporan resmi terkait jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak agar bantuan bisa segera disalurkan oleh pemerintah kabupaten.
"Kami meminta para Keuchik segera melaporkan data konkret. Jangan sampai tidak ada laporan, karena itu menjadi dasar tindak lanjut ke pemerintah daerah," Ujarnya.

Social Header